Bandingkan daftar

Jenis-jenis Take Over KPR

1. Take Over Antar Bank

Take over KPR jenis ini bisa dilakukan perorangan yang tidak terlibat jual beli rumah, hanya ingin memindahkan saja pinjaman dari satu bank ke bank lain. Prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan pun tak sulit. Jika Anda memiliki rekam jejak kredit yang bagus, kemampuan membayar yang baik, dan memenuhi persyaratan yang tidak jauh berbeda dari kredit pertama Anda, semua akan berjalan dengan lancar.

 

2. Jual-beli Rumah Secara Take Over

Proses membeli rumah melalui take over ini tak jauh berbeda dari proses KPR biasa. Anda harus mempersiapkan semua syarat yang diberikan oleh pihak bank sebagaimana biasanya orang akan mengajukan KPR. Hal-hal seperti identitas dan keterangan penghasilan adalah hal yang wajib dipersiapkan sesuai standar yang diminta oleh bank. Pastikan juga Anda datang ke bank bersama dengan pihak yang akan mengalihkan pinjaman KPR pada Anda (si penjual rumah).

 

3. Take Over KPR Bawah Tangan

Take over KPR bawah tangan biasanya dilakukan jika pembeli tidak mau mengurus perjanjian KPR dengan bank karena berbagai alasan seperti tidak mau membayar biaya pembuatan perjanjian KPR dan lainnya.Take over KPR bawah tangan dilakukan hanya antara penjual dan pembeli saja tanpa melibatkan pihak bank selaku pemberi dana KPR. Mengingat tidak adanya keterlibatan pihak bank, maka keabsahan dan keamanan transaksi sangat berisiko.

img

admin website

Pos terkait

Tips membeli rumah dengan gaji 4 Juta Rupiah

Beli rumah gaji 4 juta adalah salah satu hal yang seringkali dianggap tidak mungkin dilakukan....

lanjutkan membaca
oleh admin website

Tips KPR untuk Freelancer agar mudah disetujui Bank

Menjadi Freelancer mengajukan KPR? Banyak generasi milenial dan generasi Z memutuskan untuk...

lanjutkan membaca
oleh admin website

Cara Take Over KPR

1. Tentukan Bank yang Melayani Take Over Tiap bank memiliki syarat dan ketentuan take over...

lanjutkan membaca
oleh admin website

Bergabunglah dengan Diskusi